Rabu, 14 April 2021

Perangkat Pembelajaran

Nama : Ahmad Aldi Yanto 

NIM : 11901295

Mata Kuliah : Magang 1

Kelas : 4C

Assalamualaikum wr.wb kembali bersama saya Ahmad Aldi Yanto yang mana sebelum nya saya membuat tulisan-tulisan di bloger ini,  dan hari ini kembali menulis lagi karena adanya tugas perkuliahan. 

Untuk kali ini saya akan menuliskan apa yang telah saya baca dari sebuah buku, journal dan e-book yang mana ini menyangkut tentang bagaimana menjadi seorang guru yang baik dalam menyampaikan semua pembelajaran yang mana seorang guru harus memiliki sebuah perangkat pembelajaran sebagai alat tempur untuk guru mengajar di kelas,  tentu pembahasan saya kali ini yaitu tentang "Perangkat Pembelajaran".

Apa sajakah macam-macam perangkat pembelajaran itu? Apa pentingnya perangkat pembelajaran? Sebelum melakukan dan melaksanakan mengajar para guru harus membuat dan memiliki perangkat pembelajaran. Berdasarkan Permendikbud No. 22 Tahun 2016 yang membahas tentang penyusunan perangkat pembelajaran dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan silabus yang berdasarkan standar isi. Dengan adanya perangkat ini menjadikan guru semakin bertambah profesional, guru akan terbantu dengan hal-hal yang terprogram. Macam-macam perangkat pembelajaran dibuat dengan lengkap agar bisa dijadikan referensi dalam merancang, melaksanakan, hingga mengevaluasi suatu pembelajaran yang matang.

Dari yang telah saya baca dapat saya ketahui bahwasanya perangkat pembelajaran adalah seperangkat media yang digunakan oleh guru untuk mengatur dan mengorganisir pembelajaran di kelas maupun di sekolah. Tujuan dari perangkat pembelajaran adalah untuk mencapai tujuan yaitu keberhasilan guru dalam memberikan pembelajaran. Dengan demikian perangkat pembelajaran merupakan salah perangkat dan sarana yang wajib dimiliki oleh setiap guru. Dari jenjang pendidikan prasekolah sampai dengan jenjang pendidikan menengah. 

Menurut yang saya baca, Suhadi,  (2007:24) berpendapat bahwasanya perangkat pembelajaran adalah sejumlah bahan, alat, media, petunjuk dan pedoman yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Dari uraian tersebut dapatlah dikemukakan bahwa perangkat pembelajaran adalah sekumpulan media atau sarana yang digunakan oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas, serangkaian perangkat pembelajaran yang harus dipersiapkan seorang guru dalam menghadapi pembelajaran di kelas.

Tidak sampai disitu, perangkat pembelajaran pun juga memiliki fungsi. Adapun fungsi dari perangkat pembelajaran yang harus dimiliki oleh seorang guru adalah sebagai:

1. Menjadi pedoman dan petunjuk guru dalam kegiatan pembelajaran

2. Menjadi alat ukur keberhasilan pembelajaran

3. Menjadi sarana meningkatkan kinerja dan profesionalisme sebagai guru

4. Sebagai sarana guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas

Kembali ke pembahasan awal saya tadi yang mana saya telah membaca bahwasanya seorang guru harus memiliki perangkat pembelajaran sebagai alat tempur seorang guru untuk mengajar di dalam kelas. Berikut ini perangkat yang harus di miliki seorang guru antara lain : 

1. Silabus 

Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.  Silabus memuat standar kompetensi,  kompetensi dasar, materi pokok atau pembelajaran, pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar. Elemen rinci silabus terdiri dari Batasan dan misi materi pelajaran yang akan disajikan kepada peserta didik, Tujuan dan Sasaran dari suatu materi pembelajaran, Keterampilan yang harus diraih oleh siswa pada setiap mata pelajaran yang disajikan, Rancangan poin konsep materi yang diberikan kepada siswa, Kegiatan dan referensi belajar yang menjadi penyokong kesuksesan dalam aktivitas pembelajaran, Cara evaluasi yang dipakai dalam pembelajaran.

2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran biasanya disingkat dengan RPP yaitu, Rencana seorang guru dalam mengajar dari menit pertama sampai menit akhir.

Di dalam membuat RPP haruslah dibuat denga sistematis dan terstruktur untuk memudahkan kita dalam melaksanakan pembelajaran di kelas.

Menurut yang saya baca (Trianto, 2007) mengatakan  rencana pelaksanaan pembelajaran yaitu panduan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran yang disusun dalam skenario kegiatan. Rencana pelaksanaan pembelajaran disusun untuk setiap pertemuan yang terdiri dari tiga rencana pembelajaran, yang masing-masing dirancang untuk pertemuan selama 90 menit atau 135 menit.

3. Kalender Pendidikan
Kalender pendidikan adalah kalender yang digunakan oleh guru dalam menyusun program pembelajarannya. Di dalam kalender pendidikan memuat kalender masehi yang sering kita lihat. Dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah atau madrasah Kalender Pendidikan di mulai pada bulan Juli sampai bulan Juni. dan bagi menjadi dua semester yaitu semester ganjil dan semester genap.

4. Jadwal Mengajar dan Jadwal Pelajaran
Selanjutnya yang harus disiapkan pada awal tahun pelajaran adalah jadwal mengajar guru. Jadwal mengajar diberikan oleh wakil kepala sekolah atau madrasah kepada setiap guru. Jadwal mengajar ini sangat penting karena selalu berhubungan dengan menghitung minggu efektif pembelajaran. Sedangkan jadwal pelajaran juga disiapkan agar guru bisa membandingkan apakah benar dan sesuai jadwal mengajarnya dengan jadwal pelajaran yang biasanya dibagikan di kelas-kelas.

5. Rincian Minggu Efektif
Rincian Minggu efektif merupakan perangkat pembelajaran yang tidak boleh ketinggalan, Ini merupakan kegiatan awal bagi guru-guru dalam merencanakan pembelajaran di kelas selama dua semester. Setelah kita memiliki kalender pendidikan kita harus menganalisis kalender pendidikan itu untuk diketahui berapa jumlah minggu efektif supaya program pembelajaran tepat sesuai rencana.

6. Program Tahunan
Program tahunan atau biasa disingkat prota yaitu program kegiatan yang disusun oleh guru dengan melihat kalender pendidikan dan silabusnya. Sesuai dengan namanya program tahunan merupakan program pembelajaran yang disusun oleh guru untuk satu pelajaran. Di dalam program tahunan terdapat KI (kompetensi Inti) dan KD (kompetensi Dasar). Kemudian memuat alokasi waktu. alokasi waktu ini diambil dari silabus.

7. Program Semester
Program semester (prosem) merupakan penjabaran dari program tahunan, jika program tahunan itu memuat program pembelajaran selama satu tahun, maka program semester memuat program pembelajaran selama satu semester. Program semester ini berbentuk kolom-kolom. Sebelumnya terdapat identitas seperti nama sekolah, kelas, semester dan tahun pelajaran. Kemudian di dalam kolom terdapat nomor, tema atau kompetensi dasar, jumlah jam, nama bulan dan pekannya.

8. Kriteria Ketuntasan Minimal
KKM (Kriteria ketuntasan minimal) adalah kriteria ketuntasan yang menjadi ambang batas ketuntasan yang harus dituntaskan oleh peserta didik. Jika peserta didik tidak tuntas maka harus diremedial dan jika peserta didik tuntas maka diberikan pengayaan. KKM selalu tidak terpisahkan dari perangkat pembelajaran. KKM digunakan untuk mengetahui ketuntasan setiap kompetensi dasar (KD) pada setiap mata pelajaran.

9. Daftar Penilaian Pembelajaran
Salah satu tugas guru adalah menilai. Karena tugasnya sebagai penilai maka perlu juga dipersiapkan lembar-lembar penilaian. Penilaian yang dikelola oleh seorang guru berupa:
a. penilaian harian
b. penialaian tugas
c. penilaian akhir semester ganjil
d. penilaian akhir semester genap
e.penilaian tersebut terdiri dari penilaian afektif, psikomotorik dan kognitif.

Tidak sampai di fungsi, tenyata ada juga manfaat perangkat pembelajaran bagi guru yang saya baca. Adapun manfaat perangkat pembelajaran bagi guru yaitu : 

1. Sebagai panduan
Perangkat pembelajaran adalah sebagai panduan atau pemberi arah bagi seorang guru. Hal tersebut penting karena proses pembelajaran adalah sesuatu yang sistematis dan terpola. Masih banyak guru yang hilang arah atau bingung ditengah-tengah proses pembelajaran hanya karena tidak memiliki perangkat pembelajaran. Oleh karena itu, perangkat pembelajaran memberi panduan apa yang harus dilakukan seorang guru di dalam kelas. Selain itu, perangkat pembelajaran memberi panduan dalam mengembangkan teknik mengajar dan memberi panduan untuk merancang perangkat yang lebih baik.

2. Sebagai tolak ukur 
Seorang guru yang profesional tentu mengevaluasi setiap hasil mengajarnya. Begitu pula dengan perangkat pembelajaran. Guru dapat mengevaluasi diri nya sendiri sejauh mana perangkat pembelajaran yang telah dirancang teraplikasi di dalam kelas. Evaluasi tersebut penting untuk terus meningkatkan profesionalime seorang guru. Kegiatan evaluasi bisa dimulai dengan membandingkan dari berbagai aktivitas di kelas, strategi, metode atau bahkan langkah pembelajaran dengan data yang ada di perangkat pembelajaran.

3. Untuk Mempermudah
Perangkat pembelajaran mempermudah seorang guru dalam membantu proses fasilitasi pembelajaran. Dengan perangkat pembelajaran, seorang guru mudah menyampaikan materi hanya dengan melihat perangkatnya tanpa harus banyak berpikir dan mengingat.

4. Sebagai peninhkatan profesionalisme
Profesionalisme seorang guru dapat ditingkatkan dengan perangkat pembelajaran. Dengan kata lain, bahwa perangkat pembelajaran tidak hanya sebagai kelengkapan administrasi. tetapi juga sebagai media peningkatan profesionalisme. Seorang guru harus menggunakan dan mengembangkan perangkat pembelajarannya semaksimal mungkin. Memperbaiki segala yang terkait dengan proses pembelajaran lewat perangkatnya. Jika tidak demikian, maka kemampuan sang guru tidak akan berkembang bahkan mungkin menurun.

Perangkat pembelajaran juga dilengkapi dengan alat evaluasi berupa tes hasil belajar yang dapat digunakan untuk mengukur ketuntasan belajar siswa pada materi pokok Probability pada SMP Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. Tes hasil belajar yang baik, mencakup:

1) soal-soal yang disajikan sesuai dengan tujuan tes

2) soal-soal yang disajikan sesuai dengan pokok bahasan

3) batasan soal-soal dirumuskan dengan jelas

4) materi pembelajaran representatif

5) petunjuk mengerjakan soal dinyatakan dengan jelas

6) kalimat soal tidak menimbulkan penafsiran ganda

7) rumusan pertanyaan soal menggunakan kalimat tanya/perintah yang jelas

8) gambar, grafik, tabel, atau diagram terbaca dengan jelas

9) penggunaan bahasa sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang benar

10) penggunaan bahasa, sederhana dan mudah dimengerti

11) penggunaan istilah yang dikenal siswadan 

12) waktu yang digunakan sesuai.

Demikian lah hanya ini yang dapat saya tuliskan dari apa yang telah saya baca,  insha allah jika masih di perkenankan untuk menulis maka tulisan selanjutnya akan menyusul ke materi dan pembahasan yang lebih menarik lagi untuk dibaca oleh teman-teman yang hobi membaca. 

Wallahumu'afiq ila aqwamithariq 

Wassalamualaikum wr.wb






Tidak ada komentar:

Posting Komentar